Pada bidang elektronika, terdapat sumber tegangan atau arus yang bergantung pada nilai elemen lain di dalam satu rangkaian. Sumber “Dependent” biasa digunakan pada (misalnya) pemodelan tingkah laku suatu penguat (AMPLIFier). BJT (Bipolar Junction Transistor) digambarkan sebagai Sumber Arus “Dependent” karena besar arus yang melewati BJT bergantung pada Arus yang masuk ke terminal Basisnya. Sebuah Penguat Operasional (Amplifier Operational – OP AMP) digambarkan sebagai Sumber Tegangan “Dependent” karena Tegangan Keluarannya bergantung pada Perbedaan Tegangan di kedua input terminalnya (Terminal input – dan +).
Masing2, ada 2 jenis nilai yang menentukan besarnya Sumber-sumber “dependent” tsb.
Sumber Tegangan
1. Sumber Tegangan yang bergantung pada Tegangan yang dikendalikan
dan 
gambar (kiri) rangkaian (sederhana)nya dan gambar (kanan) sumber tegangan beserta variabel (biasanya resistor) yang tegangannya mengendalikan sumber tegangan “Dependent”.
2. Sumber Tegangan yang bergantung pada Arus yang dikendalikan.
dan
Gambar (kiri) rangkaian sederhananya dan gambar (kanan) sumber tegangan beserta sumber tegangan independent.
Pertanyaan:
Untuk apa sumber tegangan 0 v (gambar kanan)?
Jawab:
Sumber tegangan independent yang bernilai 0 Volt tersebut berfungsi sebagai amperemeter yang melaporkan arus cabang yang dikendalikan ke sumber “dependent”. Arus yang dikontrol tersebut harus masuk ke terminal + sumber tegangan 0 V (Independent) tsb.
Sumber Arus
1. Sumber Arus yang bergantung pada Tegangan yang dikendalikan
dan
gambar (kiri) rangkaian (sederhana)nya dan gambar (kanan) sumber arus beserta variabel (biasanya resistor) yang tegangannya mengendalikan sumber tegangan “Dependent”.
2. Sumber Arus yang bergantung pada Arus yang dikendalikan
dan
ambar (kiri) rangkaian sederhananya dan gambar (kanan) sumber arus (dependent) beserta sumber tegangan independent.
Pertanyaan:
Untuk apa sumber tegangan 0 v (gambar kanan)?
Jawab:
Sumber tegangan independent yang bernilai 0 Volt tersebut berfungsi sebagai amperemeter yang melaporkan arus cabang yang dikendalikan ke sumber “dependent”. Arus yang dikontrol tersebut harus masuk ke terminal + sumber tegangan 0 V (Independent) tsb.
Pada Artikel ini, saya tidak mencantumkan Rumus karena saya menggunakan Software PSpice untuk menghitung -rangkaian-rangkaian listrik.
Ini adalah beberapa contoh “CODE” PSpice :

Bagaimana kita menghitung rangkaian Theveninnya (Gambar diatas)?
—-BERSAMBUNG….:)
