FILTER-FILTER
Apa itu Filter – Penyaring?
Filter elektronik adalah rangkaian yang dirancang untuk :
- Melewatkan frekuensi yang diinginkan,
- Menahan frekuensi yang tidak diinginkan.
Kita juga dapat mengubah sinyal listriknya (dibalik) dan mengubah bentuk dan ukuran sinyalnya. Aplikasi dari filter biasanya kita temukan pada :
- Speaker2
Gambar 1
Gambar diatas ini adalah salah satu contoh kenapa kita membutuhkan FILTER. Misalnya, pada bagian Tweeter. Tweeter tidak akan efisien menghasilkan frekuensi rendah layaknya sebuah bass / woofer. Oleh karena itu,rangkaian crossover menghubungkan antara Tweeter dan keluaran Stereo untuk Menahan sinyal Frekuensi Rendah dan hanya melewatkan sinyal frekuensi tinggi. Nah, Rangkaian CROSSOVER inilah contoh penerapan dari FILTER yang akan kita bahas lebih lanjut….:)
- Filter Pasif
- Low Pass Filter (LPF) – Penyaring pelewat rendah1

Gambar 1.1

, dimana : Xc= Reaktansi Kapasitif (ohm)
f=frekuensi (Hz),
C= Kapasitansi Kapasitor (Farad)
(phi)=3,14 atau 22/7
Berdasarkan persamaan Reaktansi Kapasitif (Xc), frekuensi berbanding TERBALIK dengan Xc-nya. Itu berarti :

Gambar 1.2
Saat, f=0 (Frekuensi Rendah) , maka Xc= Besar / Tak Terhingga , Kapasitor -> Open Circuit (I=0),
Saat, f=Tak Terhingga (Frekuensi Tinggi), maka Xc= 0, Kapasitor -> Short Circuit (I=max).
Hubungan R dan C pada LPF
Pada Frekuensi Rendah, Xc > R (Lihat Gambar 1.2), sehingga Tegangan Potensial Vc > Jatuh Tegangan Vr.
Pada Frekuensi Tinggi, Xc < R (Lihat Gambar 1.2), sehingga Vc < Vr. Vc=Vout=Short=0 V.
