Pada bidang elektronika, terdapat sumber tegangan atau arus yang bergantung pada nilai elemen lain di dalam satu rangkaian. Sumber “Dependent” biasa digunakan pada (misalnya) pemodelan tingkah laku suatu penguat (AMPLIFier). BJT (Bipolar Junction Transistor) digambarkan sebagai Sumber Arus “Dependent” karena besar arus yang melewati BJT bergantung pada Arus yang masuk ke terminal Basisnya. Sebuah Penguat Operasional (Amplifier Operational – OP AMP) digambarkan sebagai Sumber Tegangan “Dependent” karena Tegangan Keluarannya bergantung pada Perbedaan Tegangan di kedua input terminalnya (Terminal input – dan +).
Masing2, ada 2 jenis nilai yang menentukan besarnya Sumber-sumber “dependent” tsb.
Sumber Tegangan
1. Sumber Tegangan yang bergantung pada Tegangan yang dikendalikan
dan 
gambar (kiri) rangkaian (sederhana)nya dan gambar (kanan) sumber tegangan beserta variabel (biasanya resistor) yang tegangannya mengendalikan sumber tegangan “Dependent”.
2. Sumber Tegangan yang bergantung pada Arus yang dikendalikan.
dan
Gambar (kiri) rangkaian sederhananya dan gambar (kanan) sumber tegangan beserta sumber tegangan independent.
Pertanyaan:
Untuk apa sumber tegangan 0 v (gambar kanan)?
